Menjadi Narasumber Cerdas, Bersahabat dengan Media

Segala informasi sangat mudah kita dapatkan dari segala sumber. Tentunya yang paling sering kita cari dalam mencari informasi akurat adalah media, baik cetak maupun media elektronik. Selain mendapatkan informasi, media adalah wadah publikasi yang sangat efektif untuk mempromosikan kegiatan ataupun lainnya. Sebagai sebuah komunitas atau organisasi, sangat perlu bersahabat dengan media. Kegiatan dan eksistensi sebuah organisasi memiliki peluang besar ditingkatkan melalui adanya media massa.

            Menurut Endah Lismatini, Redaktur Kanal Idepth Viva.co.id, dalam kegiatan public speaking bertajuk “ Bertema dengan Media,” Media Massa dapat diartikan sebagai Komunikasi Massa. Media massa memiliki sifat yang disebut sifat komunikasi massa yang terdiri dari komunikasi massa paling sering didorong oleh keuntungan dan umpan balik. Adapun produk media massa adalah berupa berita. Ada beberapa hal menarik yang dapat diangkat menjadi sebuah berita diantaranya berita magnitude, kedekatan, aktual, dampak suatu masalah, tokoh, kemanusiaan, konflik, kejutan, seks dan berita yang mengandung informasi.

Dalam penyampaian materi beliau menyampaikan bahwa berita bisa didapat dengan cara langsung meliput ketempat terjadinya peristiwa, melakukan wawancara. Dalam mewawancarai ada etika dan aturan yang dimiliki oleh jurnalis dimana langkah awal yang harus dilakukan dimulai dari menghubungi narasumber, mencari waktu, mepersiapkan alat dan menguasai materi. Jika kita sebagai sudut pandang narasumber, saat dihubungi kita harus mengingat hal- hal penting seperti harus tahu maksud dan tujuan dari pewawancara, darimana asal lembaga pewawancara. Selain itu, Endah Lismatini juga memberikan tips, jika kita telah dipilih menjadi narasumber, kita sudah dianggap berbobot dan memiliki kapasitas untuk menjadi narasumber, maka dari itu kita harus menguasai materi. Berusahalah untuk mengontrol pembicaraan, fokus pada pertanyaan, tetap ramah dan tenang, berusaha untuk mengarahkan pewawancara agar tidak melenceng dari topik atau tema.

Media termasuk dengan wartawannya adalah lembaga dan orang- orang independen. Sama seperti dengan pekerjaan lainnya, sebuah media ataupun orang- orang yang ada didalamnya memiliki standar dan etika kerja yang sangat dijunjung tinggi. Komunikasi massa paling sering didorong oleh hubungan timbal balik, maka bersahabat dengan media sangat penting. Untuk memikat hati wartawan  kita harus memiliki isu yang menarik, terbaru, unik, dapat kita sampaikan dengan lugas dan juga memiliki kapasitas data yang dapat dipertanggung jawabkan.  Selain itu menurut D. Chandra Kirani, dosen Fakultas Psikologi Universitas Indonesia mengatakan, sebagai seorang yang akan berhubungan langsung dengan wartawan atau jurnalis, kita harus memiliki kemampuan publick speaking yang baik. Saat kita berhadapan dengan publik, ataupun harus tampil dalam suatu wawancara yang sifatnya live  tentunya kita harus memiliki penampilan, tata prilaku yang baik dan indah dipandang. Hal tersebut dapat kita asah melalui pengalaman dan terus mengasah diri untuk tidak malu lagi tampil di depan banyak orang dalam menyampaikan gagasan.

Penulis : Sri Agustin

Leave a Replay

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top