3P (Push, Prove and Proud): Sisi Lain dari Bullying

Photo by Cristian Newman on Unsplash

Istilah bullying tentu tidak asing lagi didengar. Bullying adalah suatu tindakan atau perilaku yang dilakukan dengan cara menyakiti dalam bentuk fisik, verbal atau emosional/psikologis oleh seseorang atau kelompok yang merasa lebih kuat kepada korban yang lebih lemah fisik ataupun mental secara berulang-ulang tanpa ada perlawanan dengan tujuan membuat korban menderita. Bentuk dan dampak yang ditimbulkan oleh bullying pun beragam, namun secara umum di mata masyarakat dampak yang muncul akibat bullying selalu negatif, seperti hilangnya kepercayaan diri, rasa takut berkepanjangan, trauma yang tidak mudah hilang dan lain sebagainya. Tapi tahukah kalian bahwa terdapat dampak positif di dalamnya. Dalam artikel ini akan membahas bagaimana kita menyikapi bullying yang mungkin pernah kita alami agar memberi efek yang lebih baik.

Bullying tidak hanya berbentuk kekerasan fisik melainkan dapat pula melalui hujatan kata-kata yang dengan sengaja ditujukan kepada seseorang untuk melukai perasaannya. Bullying pun saat ini dapat dilakukan melalui media elektronik seperti konten-konten baik itu video, gambar atau foto dan sebagainya yang memojokan seseorang lalu disebarkan melalui media sosial. Tentu hal tersebut akan memberikan dampak negatif terhadap korban bullying tersebut. Anak-anak yang menjadi korban bullying lebih berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan, baik secara fisik maupun mental.

Namun dibalik semua itu, tentu terdapat pula dampak positif yang dapat dirasakan oleh korban bullying apabila bullying tersebut dapat disikapi atau dikemas dengan cara lain. Salah satu cara untuk mengemas bullying agar memberikan dampak positif bagi korban bullying adalah 3P (Push, Prove and Proud). 3P terdiri atas Push (dorongan), Prove (pembuktian), Proud (kebanggaan) yang saling bertautan. Adapun pemaparan dari masing-masing aspek dari 3P ini yaitu:

a. Push yaitu dorongan, dimana dalam setiap tindakan bullying yang kita terima rubahlah rasa tertekan, takut dan sedih yang anda rasakan menjadi suatu dorongan terhadap diri
kita untuk melakukan suatu perubahan kearah yang lebih baik dengan menjadikan bullying yang kita terima sebagai cermin bagi kita untuk introspeksi diri terkait apa kelemahan dan kekurangan dari diri kita sendiri.

b. Prove yaitu pembuktian, terkait dengan aspek pertama yaitu dorongan, Jika para korban bullying telah memiliki dorongan yang kuat untuk menjadi lebih baik maka pada aspek ini korban bullying harus mampu membuktikan bahwa kelemahan dan kekurangannya di mata orang lain justru merupakan suatu kekuatan dan kelebihan dari diri mereka itu sendiri. Sehingga para korban bullying tidak perlu membatasi kemampuan yang mereka miliki, ustru kekurangan dan kelemahan tersebutlah yang akan menjadi motivasi terbesar dari usaha merekan untuk membuktikan bahwa mereka bisa

c. Proud yaitu kebanggaan. Kebanggan akan diperoleh jika korban bullying tersebut telah mampu melalui kedua aspek sebelumnya, jika mereka telah mampu membuktikan diri kepada diri mereka sendiri dan orang lain bahwa mereka bisa melakukan apapun selayaknya orang biasa bahkan lebih, maka tentunya mucul suatu kebanggaan tersendiri atas jerih payah mereka selama ini sehingga mereka lebih percaya diri di semua kegiatan yang dilaluinya.

Jika korban bullying mampu untuk menanamkan 3P ini maka segala bullying apapun yang menghujat mereka justru bullying tersebut akan membelok menjadi motivasi untuk tetap berusaha menjadi lebuh baik lagi. Berdasarkan pemaparan di atas, dapat disimpulkan bahwa apabila korban bullying mampu menerapkan konsep 3P maka orang tersebut dampak negatif yang akan dirasakan pun pasti akan berkurang. Penulis menyarankan bahwa jenis maupun bentuk apapun bullying yang kita peroleh tetaplah bersyukur dan jadikanlah bullying tersebut sebagai sarana mengintrospeksi diri dengan cara menanamkan konsep 3P pada diri masing-masing.

 

Artikel Oleh:

Ni Putu Eka Sucipta Dewi (SMAN 4 Denpasar)

Juara I Lomba Menulis Artikel IYD 2018

Leave a Replay

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top