“Happy New Year 2012″

Happy New Year copy 300x225 Happy New Year 2012

Keluarga besar KISARA PKBI Bali mengucapkan Selamat Tahun Baru 2012.

Mari songsong tahun baru dengan semangat baru.

SEMANGAT ^.^

Mengisi kegiatan kosong di sekolah dengan menambah wawasan

DSC00063 225x300 Mengisi kegiatan kosong di sekolah dengan menambah wawasan

foto: KISARA

Denpasar – Rabu 14 Desember 2011, KISARA kembali kedatangan rombongan sahabat KISARA. Kunjungan kali ini berasal dari teman – teman SMAN 3 Denpasar. Sekelompok siswa kelas XI IPA 6 ini datang didampingi oleh guru pendampingnya. Kunjungan ini dilakukan untuk mengisi waktu luang setelah ulangan umum.

Menurut ibu guru pendamping, siswa siswinya lebih baik menambah wawasan disaat kekosongan kegiatan belajar mengajar, daripada melakukan hal – hal yang tidak penting. Wawasan atau informasi di luar akademik yang didapatkan di sekolah, dirasa akan membantu para siswa siswi kedepannya.

Acara dimulai dengan perkenalan siswa siswi dan relawan KISARA, pengenalan struktur dan program KISARA, serta tanya jawab seputar permasalahan remaja. Para siswa maupun siswi sangat banyak berdiskusi tentang HIV dan AIDS serta mitos – mitos yang sering mereka dengar seputar kesehatan reproduksi remaja.

Setelah berdiskusi kurang lebih 2 jam, Relawan KISARA menutup kegiatan kunjungan ini dengan memberikan pesan informatif tentang remaja dan HIV & AIDS. KISARA beserta Ibu guru pendamping berharap, informasi yang diterima kali ini bisa menambah wawasan para siswa siswi SMAN 3 Denpasar. (red-wida)

DSC00074 300x225 Mengisi kegiatan kosong di sekolah dengan menambah wawasan

foto: KISARA

YOUTH MOVEMENT TO ZERO HIV INFECTIONS

KISARA HAS20111 300x225 YOUTH MOVEMENT TO ZERO HIV INFECTIONSDenpasar – 1 Desember disepakati sebagai hari peringatan AIDS sedunia, seperti tahun-tahun sebelumnya KISARA (Kita Sayang Remaja) sebagai perwakilan remaja di Bali menyuarakan kepedulian remaja terhadap kejadian AIDS.

Pada 1 Desember 2011, KISARA melakukan aksi Youth Movement di bundaran Catur Muka Puputan Badung. Relawan KISARA meneriakan kata-kata “STOP HIV-AIDSguna menarik perhatian masyarakat yang melintas di seputaran patung catur muka sehingga masyarakat sadar akan peringatan hari AIDS sedunia pada hari itu. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 WITA ini dimulai dengan membagikan pita dan bunga mawar, dimana relawan KISARA ikut serta dalam salah satu rangkaian acara yang diadakan oleh KPAD Kota Denpasar. Kegiatan bagi-bagi bunga dan pita merah yang menjadi lambang AIDS tersebut berlangsung kurang lebih satu setengah jam. Kegiatan ini dilakukan di traffic light sebelah utara dan sebelah timur kantor Walikota Denpasar.

Tidak hanya membagikan bunga dan pita merah, pada moment ini dimanfaatkan pula dengan pemberian informasi mengenai cara-cara pencegahan HIV-AIDS melalui pemberian leaflet. Kegiatan pembagian pita, bunga, dan leaflet ini disambut baik oleh masyarakat.

Begitu pula dengan Youth Movement, kegiatan ini mendapat perhatian dari masyarakat pengguna jalan pada saat itu. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi acuan agar remaja dapat lebih aktif dalam setiap moment serta peduli terhadap isu-isu terkait remaja dan kesehatan reproduksi. (red – panitia has 2011)

KISARA HAS20112 300x225 YOUTH MOVEMENT TO ZERO HIV INFECTIONSKISARA HAS20113 300x225 YOUTH MOVEMENT TO ZERO HIV INFECTIONSKISARA HAS20114 300x225 YOUTH MOVEMENT TO ZERO HIV INFECTIONS

Field Visit nominator GoVlog AIDS

 Field Visit nominator GoVlog AIDS

foto: vivanews

Denpasar – Rabu 7 Desember 2011, Aula PKBI Bali padat oleh rombongan sahabat KISARA. Yap benar sekali, siang itu KISARA kembali mendapat kunjungan, kali ini sahabat yang berkunjung datang dari teman-teman AUS – Aid beserta para Blogger Indonesia. Pada dasarnya kunjungan yang dilakukan oleh rombongan ini bertujuan untuk menggali informasi terbaru seputaran HIV dan AIDS sekaligus mengenal lebih dekat KISARA PKBI Bali. Tak hanya itu, tampak pula beberapa relawan yang turut hadir termasuk Direktur Eksekutif PKBI Bali, Pak Ketut Sukanata, SH.

Kegiatan siang itu diawali dengan pembukaan dari pihak AUS – Aid yang selanjutnya disambut oleh Pak Ketut Sukanata kemudian dilanjutkan dengan sesi perkenalan baik dari pihak KISARA ataupun rekan-rekan AUS – Aid, VivaNews dan 10 besar nominator GoVlog. 10 besar nominator GoVlog ini merupakan para blogger yang lulus seleksi kompetisi blog tentang HIV dan AIDS yang diadakan oleh GoVlog (VivaNews).

Kunjungan ini merupakan salah satu agenda field visit bagi 10 nominator GoVlog AIDS yang sesuai dengan tema lomba blog GoVlog AIDS yaitu Remaja dan HIV dan AIDS. Harapannya, nominator dapat lebih dekat mengetahui strategi melakukan pendekatan penyampaian informasi terhadap remaja.

Saat acara Pjs KISARA, menyampaikan materi mengenai sejarah KISARA, struktur kpengurusan, visi dan misi KISARA, termasuk juga mengenai program – program dan kegiatan diselenggarakan oleh KISARA. Kegiatan lebih banyak diisi dengan sesi diskusi seputar HIV dan AIDS pada remaja dan program – program yang pernah dilakukan KISARA dalam hal HIV dan AIDS.

Usai melakukan diskusi bersama, KISARA mengajak rekan-rekan rombongan AUS – Aid dan para finalis  GoVlog  untuk mengunjungi base camp relawan KISARA serta KISARA Youth Clinic. (red-wida)

 

link terkait :
http://akudanaids.blogspot.com/2011_12_11_archive.html
http://manggistropis.blogspot.com/2011/12/nominatorgovlog-mereka-berjuang.html
http://crookshankscharm.blogspot.com/2011/12/mereka-sama-seperti-kita.html
http://us.bola.vivanews.com/news/read/270279-kunjungan-nominator-go-vlog-aids-ke-kisara
http://ureport.vivanews.com/news/read/270279-kunjungan-nominator-go-vlog-aids-ke-kisara
http://headlines.vivanews.com/news/read/270279-kunjungan-nominator-go-vlog-aids-ke-kisara

Kunjungan FISIP Univ. BRAWIJAYA

kisara fisip brawijaya3 300x225 Kunjungan FISIP Univ. BRAWIJAYAPada tanggal 23 november 2011, fakultas ilmu sosial dan ilmu politik jurusan sosiologi berkunjung ke KISARA untuk berdiskusi tentang permasalahan remaja terkait perilaku seksual yang berisiko yang dapat meyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan, IMS, HIV dan AIDS. Kunjungan tersebut bertemakan wisata sosiologi seberang pulau oleh himpunan mahasiswa sosiologi. Teman-teman dari fisisp brawijaya hadir pukul 9.00 WITA dan segera disambut oleh teman-teman relawan KISARA, yang menyempatkan hadir pada hari itu walaupun pada hari itu juga bertepatan dengan hari raya pagerwesi. Acara diskusi dimulai dengan sambutan dari pihak fisip brawijaya yang menerangkan kembali maksud dan tujuan kunjungan ke KISARA. Setelah itu dilanjutkan dengan sesi perkenalan dari pihak kisara maupun pihak fisip brawijaya. Yang menarik dari sesi perkenalan ini adalah, teman-teman dari fisip brawijaya terasa masih risih untuk membicarakan orientasi seksual mereka di depan umum. Mungkin karena ketidaktahuan ataupun masih belum terbiasa membahas masalah seksualitas pribadi di depan orang lain. Namun setelah itu pihak kisara segera menjelaskan mengenai filosofi orientasi seksual agar kedepannya teman-teman dari fisip brawijaya mengerti dan tahu apa orientasi seksual masing-masing dan mulai berhenti diskriminasi dan stigma terhadap salah satu jenis orientasi seksual yang berdeda dengan orientasi seksualnya. kemudian diskusi dilanjutkan dengan penjelasan dari pihak KISARA yang diwakili oleh Pjs Koor kisara yaitu Mahendra yang sekalian melakukan sambutan untuk mewakili direktur eksekutif PKBI dan dan koor kisara sendiri. Selain itu mahendra juga menjelaskan tentang program-program kisara yang dilanjutlan dengan sesi diskusi. Sesi diskusi lebih banyak mengarah ke pengalaman dan strategi dari kisara untuk mengayomi para remaja yang bawasannya masih sangat susah untuk diatur yang menyangkut kenakalan remaja seperti hubungan seksual yang berisiko terkait penyebaran HIV di kalangan remaja. Selain itu diskusi juga mengarah pada bagaimana menyebarkan informasi terkait HIV ke masayarakat bali kususnya yang beragama hindu, karena sebagaian besar kontruksi sosial di bali dipengaruhi oleh budaya hindu bali. Dan untuk mengatasi hal tersebut dari pihak kisara menjelaskan bahwa hal tersebut memang sulit, namun tidak perlu takut untuk mencobanya. Isu mengenai HIV dan AIDS sudah merebak ke seleuruh masyarakat bali termasuk toma dan toga dimasing-masing banjar. Kisara lebih menyasar STT untuk diberikan intervensi informasi mengenai kespro termasuk HIV dan AIDS, yang diharapkan dapat menjadi opinion leader dan dapat menyebarkan informasi ke teman-teman sebayanya serta nantinya ke masyarakat banjar lainnya.

kisara fisip brawijaya1 300x225 Kunjungan FISIP Univ. BRAWIJAYAkisara fisip brawijaya2 300x225 Kunjungan FISIP Univ. BRAWIJAYA
Diskusi ditutup sekitar pukul 10.30 wita yang dilanjutkan dengan sesi penyerahan  kenang-kenangan dan foto bersama. Hari itu merupakan hari yang berharga bagi teman-teman relawan kisara, karena mendapat kunjungan teman baru dari Fisip brawijaya. Kasara berharap komunikasi diantara dua belah pihak akan tetap terjaga dan dapat bekerja sama di masa nanti dengan tujuan untuk menyebarluaskan informasi kesehatan reproduksi dan seksual ke pada remaja khususnya. (Red: Mae)

Mempromosikan Kesehatan Seksual Dan Reproduksi Remaja “Beresiko” Di Bali

(PROGRAM PERPETUAL)

 

Perpetual 5 300x225 Mempromosikan Kesehatan Seksual Dan Reproduksi Remaja “Beresiko” Di Bali Hai sahabat KISARA, sekarang KISARA akan membagikan cerita tentang satu program dengan berbagai kegiatan yang dilakukan secara intens sejak November 2010 hingga Agustus 2011. Dari judulnya yaitu “Mempromosikan Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja “Berisiko” Di Bali” pasti membuat temen – temen penasaran kan??… Nah dalam kegiatan ini KISARA sebagai suatu organisasi remaja di bawah naungan PKBI Bali dan concern terhadap pelayanan edukasi dan konseling kesehatan reproduksi remaja bekerja sama dengan Burnet Institute Indonesia dengan menggunakan pendekatan sebaya dan multi leve untuk pendidikan dan peningkatan kepedulian remaja di area kesehatan dan hak seksual seksual dan reproduksi. Dalam pelaksanaannya, program ini focus pada penguatan program remaja yang telah ada dan model pendekatan teman sebaya terutama bagi remaja berisiko yang ada di Kota Denpasar, Bali.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan peningkatan kapasitas melalui pendidikan dan penyedia layanan kesehatan serta struktur – stuktur lembaga yang ada di masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang memungkinkan bagi remaja agar dapat mengakses layanan dan menerapkan informasi terkait kesehatan reproduksi. Jadi tujuan kegiatan ini adalah untuk melakukan pemetaan atas situasi kesehatan seksual dan reproduksi remaja berisiko dan penjajakan kebutuhan, meningkatkan pemahaman remaja berisiko atas informasi dan akses ke layanan kesehatan di wilayah kerja puskesmas 1 Denpasar Selatan  dan puskesmas Denpasar Selatan 2, serta memperkuat layanan kesehatan yang lebih ramah dan sensitif terkait kesehatan seksual dan reproduksi. Program perpetual dilakukan secara intens oleh 5 orang staf KISARA yaitu 1 orang sebagai koordinator (Elfira Nacia) dan 4 orang sebagai staf lapangan (Field Staff) yaitu Cakra Wibawa, Alit Prabawati, Ari Dewiyanti (Ayik), dan Mahesa Putra (Esa). , serta staf KISARA lainnya Program ini juga mendapatkan dampingan/ technical assistant dari Burnet Institute Indonesia yaitu Ika Christi Susanti.

Okeh, nah detilnya akan diceritakan selanjutnya..Program Perpetual ini menjalankan berbagai aktivitas yang berlangsung selama kurang lebih 10 bulan yaitu :

  1. Kegiatan diawali dengan proses document review yang merupakan proses pengumpulan data terkait jumlah remaja serta komposisi jenis kelamin, pelayanan kesehatan, dan jumlah banjar di kelurahan dan desa yang berada di wilayah kerja Puskesmas 1 Denpasar Selatan yaitu Kelurahan Panjer, Kelurahan Sesetan, Desa Sidakarya, serta Puskesmas 2 Denpasar Selatan yaitu Kelurahan Sanur, Kelurahan Renon, Desa Sanur Kauh, dan Desa Sanur Kaja.
  2. Kegiatan selanjutnya yaitu study/ assessment awal yang dilaksanakan dalam bentuk Focus Group Discussion/ Diskusi Kelompok Terarah yang dilakukan terhadap 2 kelompok remaja laki – laki dan 2 kelompok remaja perempuan. Setiap kelompok remaja terdiri dari 6 – 8 orang. Diskusi kelompok terarah ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan remaja tentang kesehatan seksual dan reproduksi serta mengumpulkan berbagai kebutuhan remaja baik pelayanan medis dan informasi kesehatan seksual dan reproduksi yang ramah remaja.
  3. Kegiatan ketiga yang dilakukan yaitu pertemuan konsultatif dengan semua pemangku kepentingan di wilayah program yaitu mengundang semua lurah dan kepala desa yang berada di wilayah kerja Puskesmas 1 Denpasar Selatan dan Puskesmas 2 Denpasar Selatan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, perwakilan masing – masing puskesmas, perwakilan remaja perempuan dan laki – laki baik anggota maupun pengurus sekaa teruna yang berada di wilayah program, Staf Program Perpetual, perwakilan Burnet Institute di Indonesia, serta Direktur Pelaksana Harian Persatuan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Bali dan jajarannya. Pertemuan konsultatif ini dilaksanakan untuk menjalin kerja sama dan komiten seluruh pemangku kebijakan agar mendukung dan turut berperan dalam program perpetual.
  4. Rekrutmen calon Pendidik sebaya dilakukan dengan menyebarkan brosur dan formulir pendaftaran pendidik sebaya. Rekrutmen calon pendidik sebaya juga dilakukan bekerja sama dengan ketua sekaa teruna di banjar dan ketua karang taruna yang ada di masing – masing desa dan kelurahan yang ada di wilayah program.
  5. Rekrutmen staf puskesmas yang dilatih dan menjadi focal point yaitu tenaga kesehatan yang akan dengan ramah menerima dan memberikan pelayanan kesehatan kepada remaja yang memerlukan yang datang ke puskesmas.
  6. Kegiatan berikutnya yang dilaksanakan yaitu Pelatihan Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja dan Pendidikan Sebaya untuk remaja. Pelatihan ini dilaksanakan dalam 2 gelombang. Masing – masing gelombang dilakukan selama 4 hari. Pada pelatihan gelombang kedua, remaja diberikan pelatihan bersamaan dengan tenaga puskesmas Hal ini dilakukan agar tenaga puskesmas dapat membagikan pengalamannya dan tenaga puskesmas dapat lebih berbaur dengan remaja.
  7. Setelah dilakukan Pelatihan Kesehatan Seksual dan Reproduksi pada bulan Februari, mulailah dilakukan pertemuan rutin organisasi remaja yaitu organisasi sekaa teruna yang ada di banjar maupun pertemuan organisasi dalam lingkup karang taruna yang ada di wilayah desa dan kelurahan yang ada. Setiap bulan sejak Maret hingga Agustus 2011 dilakukan 4 kali pertemuan rutin organisasi sehingga secara keseluruhan dilakukan 24 kali pertemuan rutin organisasi. Pertemuan ini memiliki agenda yaitu edukasi materi – materi kesehatan seksual dan reproduksi yang dibawakan oleh pendidik sebaya. Materi – materi edukasi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan remaja yang ada di setiap organisasi tersebut.
  8. Setelah dilakukan pelatihan terhadap staf puskesmas, kemudian dilakukan pertemuan di tingkat puskesmas yaitu puskesmas 1 Denpasar Selatan dan Puskesmas 2 Denpasar Selatan dalam rangka desensitisasi dan promosi pentingnya kesehatan seksual dan reproduksi untuk remaa dan kebutuhan remaja terkait layanan kesehatan.
  9. Kegiatan berikutnya yang dilakukan yaitu forum pembelajaran bagi pendidik sebaya dan staf puskesmas. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 2 kali yaitu pada bulan April dan bulan Agustus. Forum pembelajaran ini didesain agar remaja dan tenaga puskesmas saling berbagi tentang keberhasilan, hambatan, tantangan, dan proses pembelajaran/ lesson learn dalam mempromosikan kesehatan seksual dan reproduksi bagi remaja dan staf puskesmas sebagai focal point.
  10. Selama program berlangsung yaitu sejak Maret hingga Agustus 2011 juga dilakukan kunjungan penguatan untuk pendidik sebaya dan staf puskesmas oleh staf KISARA. Kegiatan ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan memberikan solusi untuk setiap keberhasilan, hambatan, dan tantangan yang ditemukan dalam proses promosi kesehatan seksual dan reproduksi remaja.

Nah sahabat KISARA, ternyata begitu banyak juga kegiatan yang dilakukan dalam rangka edukasi kesehatan seksual dan reproduksi remaja yang tidak hanya dilakukan kepada remaja yang masih bersekolah tetapi juga remaja – remaja yang ada di banjar. Dalam waktu program ini, pendidik sebaya juga dilibatkan dalam promosi kesehatan reproduksi kepada sekolah – sekolah pada saat Masa Orientasi Siswa (MOS). Salah satu pendidik sebaya dan 3 orang staf KISARA juga telah lolos dalam seleksi atas abstrak yang dikirimkan dalam rangka mengikuti Kongres internasional lingkup Asia dan Pasifik tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2011. Nah sahabat KISARA yang juga berminat bergabung, rumah KISARA beserta para relawan yang friendly banget siap menerima kedatangan sahabat KISARA…(Red: Alit)

Viva Youth Viva KISARA ^_^v

 

Perpetual 1 300x225 Mempromosikan Kesehatan Seksual Dan Reproduksi Remaja “Beresiko” Di Bali Perpetual 2 300x225 Mempromosikan Kesehatan Seksual Dan Reproduksi Remaja “Beresiko” Di Bali

Perpetual 4 300x225 Mempromosikan Kesehatan Seksual Dan Reproduksi Remaja “Beresiko” Di Bali Perpetual 7 300x200 Mempromosikan Kesehatan Seksual Dan Reproduksi Remaja “Beresiko” Di Bali

Perpetual 8 300x200 Mempromosikan Kesehatan Seksual Dan Reproduksi Remaja “Beresiko” Di Bali Perpetual 6 300x200 Mempromosikan Kesehatan Seksual Dan Reproduksi Remaja “Beresiko” Di Bali

Perpetual 3 225x300 Mempromosikan Kesehatan Seksual Dan Reproduksi Remaja “Beresiko” Di Bali

BEDAH KASUS KISARA

Bedah Kasus KISARA merupakan salah satu kegiatan regular KISARA yang dilakukan setiap bulannya dengan tujuan memfasilitasi rekan-rekan remaja khususnya relawan dalam menanggapi atau pun berbagi issu seputar kehidupan remaja dan melihat dari banyak sisi mengenai hal positif apa yang bisa dikaji didalamnya. Untuk bedah kasus kali ini (8 Oktober 2011), KISARA memiliki anggota baru dimana anggota baru ini merupakan relawan baru yang sudah melaksanakan fase interview sampai training selama 2 hari, bedah kasus kali ini kita lebih banyak mengulas seputar hal apa saja yang bisa dilaksanakan ataupun yang bisa didapat rekan-rekan remaja setelah bergabung di youth center ini. Awal kegiatan ini, diisi dengan perkenalan masing-masing rekan-rekan relawan dengan peraturan menyebutkan nama kemudian “organ seksual” favorit masinghKami berdiskusi banyak mengenai beberapa divisi yang terbentuk di KISARA dan kemungkinan besar remaja memang lebih banyak berpartisipasi didalamnya dan memiliki kapasitas banyak untuk bergerak aktif di dalamnya. Ada 4 divisi diantaranya TeRE (Training dan research) di divisi ini lebih banyak terlibat dalam hal training baik internal maupun eksternal KISARA dan divisi ini lebih banyak melakukan research dengan sasaran remaja tentunya kemudian ada INACO (Information, Advocacy and Communication) salah satu divisi yang memang memiliki jam terbang tinggi dalam hal memberikan pengetahuan dan edukasi kepada remaja dalam bentuk ceramah mapun siaran sedangkan untuk publikasi dan membuat informasi maupun kata-kata motivasi bagi remaja dalam bentuk media nyata ataupun lisan langsung terlibat dengan divisi KOMEDI (Kampanye, media dan produksi) tidak hanya membuat dan memproduksi media tetapi juga merangkul remaja untuk ikut serta dalam memfasilitasi kampanye remaja di beberapa hari besar seperti International Youth Day, Word AIDS Day, and so on. Terakhir, divisi yang berhubungan dengan masalah remaja KdRT (Konseling dan Rumah Tangga) tidak hanya memfasilitasi permasalahan remaja dalam bentuk konseling telfon dan tatap muka tetapi juga memfasilitasi relawan dalam hal diskusi, bedah kasus salah satunya, divisi ini juga bertanggungjawab dalam menjaga sarana dan prasarana KISARA.

Masing-masing relawan memiliki kesempatan untuk memilih salah satu divisi tersebut. Dalam kegiatan kali ini, kami juga membahas mengenai salah satu kasus konseling yang masuk via email mengenai permasalahan seputar kesehatan reproduksi, pertanyaannya seputar menstruasi perempuan dan permasalahan remaja putrid tersebut. Kegiatan akhirnya ditutup dengan informasi seputar “Pertemuan Nasional HIV-AIDS yang dilaksanakan di Yogyakarta informasi diisi oleh Koordinator KISARA,Elfira Nacia. (Red – DEA)

2011 Fourth High-Level Forum on Aid Effectiveness International Essay Contest

“Building a New Global Partnership for Effective Aid & Development”

lnternational Essay Contest 300x99 2011 Fourth High Level Forum on Aid Effectiveness  International Essay ContestThe Fourth High-Level Forum on Aid Effectiveness (HLF-4) will take place in Busan, Korea, from 29 November to 1 December 2011. The HLF-4 presents a unique opportunity for achieving better aid and development through more effective, harmonized cooperation among governments, civil societies and private sectors. This multi-stakeholder event will seek a new vision and strategies for more effective and inclusive development partnership to meet new development challenges and to achieve the Millennium Development Goals (MDGs) by 2015.

 

As a preparatory event for the HLF-4, the Government of the Republic of Korea would like to host the 2011 HLF-4 International Essay Contest in order to share young people’s inspiration on aid and development that have affected their own lives. Young people from around the world are invited to submit their innovative ideas on effective aid and development.

 

1. THEME

  • Vision of Youth on Effective Aid & Development

 

2. GUIDELINES

  1. Essays may be submitted by anyone ages 18 to 32 (as of December 1, 2011).
  2. Essays must be 2000 words or less and in English.
  3. Essays must have a cover page indicating the (1) essay title (2) name (3) address (4) contact number (5) e-mail address (6) nationality (7) age as of December 1, 2011 (8) gender (9) school name (if applicable) and (10) word count.
  4. Entries may be submitted online, hlf4_essay@mofat.go.kr
  5. Essays must be original and unpublished.
  6. Essays must be written by one person. Co-authored essays will not be accepted.
  7. Copyright of the essays entered will be assigned to the event organizers.

3. DEADLINE:  Entries must be received by October 7, 2011.

4. AWARD:   

  •  1st Prize – Certificate and Prize of $ 2,000     1 entrant
  •  2nd Prize – Certificate and Prize of $ 1,000    2 entrants
  • 3rd Prize – Certificate and Prize of $ 200       5 entrants

* The 1st prize and 2nd prize winners will be invited to the Youth Forum which will be held during the HLF-4 as one of its special events. (Travel expenses and accommodation will be covered by the Government of Korea)

** All prize winners will be announced in October 2011 on the HLF-4 website ( www.busanhlf4.org ).

Inquiries:

For questions relating to the essay contest please email: hlf4_essay@mofat.go.kr

 

Aksi Turun Ke Jalan Dan Nonton Bareng JR1208 KISARA BALI

kisara iyd2 300x154 Aksi Turun Ke Jalan Dan Nonton Bareng JR1208 KISARA BALIHari Remaja Internasional? Internasional Youth Day? mungkin kata-kata itu masih asing di dengar oleh beberapa remaja, tapi berbeda halnya dengan komunitas-komunitas remaja seperti KISARA. Kita Sayang Remaja (KISARA) Bali adalah organisasi atau LSM yang bergerak dalam bidang remaja. KISARA merupakan program remaja dari Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Bali. KISARA sudah 17 tahun berdiri dan selalu memperingati Hari Remaja Internasional yang tentunya merupakan agenda wajib dilaksanakan. Untuk Hari Remaja Internasional tahun 2011, KISARA memiliki beberapa agenda kegiatan, salah satunya adalah aksi turun ke jalan menyerukan Hari Remaja Internasional sembari bagi-bagi stiker dan pita hijau kepada seluruh warga di beberapa titik keramaian di kota denpasar. Tapi tidak lama setelah perencanaan kegiatan tersebut, KISARA menerima e-mail dari Jalan Remaja 1208. Pada e-mail dilampirkan TOR dan SOP tentang Jalan Remaja 1208. Tentu saja para relawan KISARA sungguh menyambut baik tawaran kerjasama yang disampaikan oleh Jalan Remaja 1208. Namun sayang, KISARA tidak bisa menjadi penyelenggara kompetisi film remaja karena waktu yang diberikan untuk menjadi penyelenggara kompetisi film remaja sudah tidak memungkinkan lagi, tapi KISARA tidak kecewa 100 persen, karena KISARA masih bisa menjadi Mitra Pemutaran Film JR1208. Tanpa pikir panjang KISARA membentuk panitia kecil untuk mengkoordinir kegiatan ini. Akhirnya panitia memutuskan untuk menyelenggarakan 2 kegiatan dalam rangka Hari Remaja Internasional tahun ini. Panitia segera bergerak cepat untuk membuat publikasi dan mengirim undangan ke sejumlah SMP, SMA, Universitas, dan LSM-LSM sahabat KISARA yang ada di Bali. Setelah seluruh undangan disebar, panitia mulai mempersiapkan segala keperluan untuk kegiatan tersebut. Kegiatan ini juga bekerjasama dengan Komunitas Mahasiswa Peduli AIDS Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (KMPA FK UNUD) yang juga merupakan salah satu sahabat KISARA. Sebelumnya KISARA kebingungan untuk masalah tempat, khususnya tempat untuk nonton bareng, karena banyaknya jumlah peserta yang telah konfirmasi akan hadir dalam kegiatan ini. Namun pada akhirnya KISARA memutuskan untuk menggunakan ruang theater Fakultas Kedokteran Universitas Udayana karena ruangan ini memiliki kapasitas lebih dari 100 orang, dan juga tempatnya sangat nyaman untuk pemutaran film.

Tanggal 12 Agustus 2011, tepat pukul 14.00 wita, para remaja yang berasal dari SMP, SMA, Mahasiswa, dan Umum hadir dan berkumpul di depan gedung fakultas kedokteran universitas udayana. Seperti yang telah direncanakan sebelumnya, dalam rangka memperingati Hari Remaja Internasional, KISARA menyelenggarakan 2 acara, yaitu aksi turun ke jalan dan nonton bareng film JR1208. Acara pertama adalah aksi turun ke jalan di beberapa titik keramain di pusat kota denpasar. Peserta yang terdiri dari 182 orang remaja di bagi menjadi beberapa kelompok untuk membagikan pita dan stiker.

kisara iyd1 150x150 Aksi Turun Ke Jalan Dan Nonton Bareng JR1208 KISARA BALIkisara iyd3 150x150 Aksi Turun Ke Jalan Dan Nonton Bareng JR1208 KISARA BALIkisara iyd4 150x150 Aksi Turun Ke Jalan Dan Nonton Bareng JR1208 KISARA BALIkisara iyd5 150x150 Aksi Turun Ke Jalan Dan Nonton Bareng JR1208 KISARA BALI

kisara iyd6 150x150 Aksi Turun Ke Jalan Dan Nonton Bareng JR1208 KISARA BALIkisara iyd7 150x150 Aksi Turun Ke Jalan Dan Nonton Bareng JR1208 KISARA BALIkisara iyd8 150x150 Aksi Turun Ke Jalan Dan Nonton Bareng JR1208 KISARA BALI

Setelah aksi turun ke jalan, para peserta kembali ke gedung fakultas kedokteran dan menikmati kudapan yang telah dipersiapkan oleh panitia.Tepat pukul 16.00 wita, peserta memasuki ruang thetar fakultas kedokteran universitas udayana untuk melanjutkan acara berikutnya yaitu nonton bareng film Jalan Remaja 1208. Acara dipandu oleh 2 MC yang memandu pemutaran film kompilasi JR1208 ini dari awal hingga akhir acara. Film pun mulai diputar, film pertama dengan judul MCDK sudah membuat para penonton tertawa cekikikan, begitu pula film-film selanjutnya. Namun sayang sekali, karena keterbatasan waktu, film yang diputar hanya 14 film saja. Setelah film usai, MC meminta beberapa testimoni dari beberapa penonton mengenai film tersebut. Mereka sangat salut dengan kreatifitas remaja dalam membuat film, terlebih lagi ada peserta dari Bali yang ikut menjadi peserta dan salah satunya yaitu Tim Menek Kelih Production memenangkan salah kategori Tim Produksi Terbaik 2011. Selain itu hadir juga dokter Made Oka Negara yang juga sebagai salah satu pendiri program Kita Sayang Remaja. Dokter Oka menyampaikan pesan kepada remaja bahwa “segala sesuatu butuh proses tidak semerta merta di dapatkan secara Instant”.

kisara iyd9 300x200 Aksi Turun Ke Jalan Dan Nonton Bareng JR1208 KISARA BALIkisara iyd11 300x200 Aksi Turun Ke Jalan Dan Nonton Bareng JR1208 KISARA BALI

Acara ditutup dengan hiburan lipsing dari Yayasan GAYa Dewata (yayasan yang peduli terhadap HIV dan AIDS yang berkonsetrasi pada kaum waria, gay, dan LSL). Penampilan mereka sangat disambut riuh dan meriah oleh para penonton. Sangat seru dan meriah acara pada hari itu hingga tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 20.00 wita, para peserta meninggalkan ruangan dan kembali ke tempat masing-masing. (dodok)kisara iyd10 300x200 Aksi Turun Ke Jalan Dan Nonton Bareng JR1208 KISARA BALI

KISARA berharap kegiatan ini menjadi motivasi untuk seluruh remaja di seluruh Indonesia. Selamat Hari Remaja Internasional 2011. 

Terima Kasih Kepada: Jalan Remaja 1208, KMPA FK UNUD, Yayasan GAYa Dewata, dan seluruh peserta kegiatan KISARA.

Yuk Ikutan Acara Hari Remaja Sedunia 2011 Bareng KISARA

IYD Kisara 2011 Yuk Ikutan Acara Hari Remaja Sedunia 2011 Bareng KISARA Hai sahabat Kisara, dalam rangka memperingati Hari Remaja International 2011, Kisara mau ngajak kalian semua buat ikut “Aksi Turun Ke Jalan” untuk bagi Pita Hijau dan Stiker.

Tapi ga itu aja lho, masih ada kegiatan seru lainnya yang ga boleh kalian lewatkan. Salah satunya adalah “Nonton Bareng Film Karya Remaja Di 16 Komunitas di Seluruh Indonesia”. Pemutaran film ini akan serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia pada tanggal 12 Agustus 2011, dan KISARA salah satu komunitas remaja yang beruntung berkesempatan menjadi Mitra Pemutaran Film Karya Anak Bangsa ini. Tema film pada tahun ini adalah “Me, Instant ?”.
Ada yang tau maksudnya ??
Nah, kalo kalian pengen tau maksudnya apa, dateng aja ke acara kita.
Acara dimulai dari pukul 2 siang sampai selesai.
Selain itu kalian akan dihibur oleh temen-temen dari Yayasan GAYa Dewata Bali dan temen-temen relawan KISARA.

Buruan daftar!!!
Tempat terbatas lho..
Ada doorprize menarik yang akan diundi saat acara icon biggrin Yuk Ikutan Acara Hari Remaja Sedunia 2011 Bareng KISARA

Viva Youth, Viva KISARA

Di dukung oleh: Jalan Remaja 1208

Konfirmasi peserta hubungi:
Wida: 081933077974
Devi : 085737389909

Kisara on

Hit Counter provided by best seo company

Twitter Updates

Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia
Kisara Youth Clinic
Bali Blogger Community
BaleBengong.Net